Sedikit Menggelitik di Jl.Dipati Ukur

parkir motor Unikom jl.dipati ukur bandung (photo by bilal muslim)
Cobalah sesekali anda perhatikan ketika melintas di kawasan jl. Dipati ukur, salah satu kawasan pendidikan di Bandung yang disepanjang jalannya berdiri kokoh beberapa universitas yang tak hanya tersohor di kawasan bandung, mungkin seantero nusantara. Salah satunya universitas komputer indonesia AKA UNIKOM…universitas ini cukup sukses menyedot calon mahasiswa yang berasal dari luar bandung maupun Bandung, apalagi akhir-akhir ini UNIKOM beberapa kali memenangkan kompetisi robot tingkat nasional yang tak ayal secara tidak langsung menjadi promosi gratis dan daya tarik tersendiri bagi calon mahasiswa yang bimbang memilih tempat menuntut ilmu. Namun bukan dinamika calon mahasiswa yang akan saya sorot, ada sesuatu yang menurut saya lebih menarik yang ingin saya tulis.
Di era 90-an sampai awal 2000, tren mahasiswa yang memakai sepeda motor mungkin kurang dari 5% dari total seluruh mahasiswa UNIKOM, Kampus yang tak begitu luas, tak memungkinkan pihak kampus untuk membuat tempat parkir bagi mahasiswanya, karena memang mungkin “mereka” tak menduga fenomena itu akan bergeser di awal tahun 2004 hingga sekarang. Alhasil karena pihak kampus mungkin..sekali lagi mungkin tak akan menduga fenomena mahasiswa yang memakai kendaraan ke kampus membludak, yang diperkirakan hingga mencapai 50% dari total mahasiswanya, pihak unikom harus berputar otak. Bangunan UNIKOM yang awalnya tidak dirancang untuk menampung sekian banyak mahasiswa berkendaraan terpaksa, atau mungkin tidak terpaksa membeli sepetak tanah tepat di depan kampusnya. Entah menyewa lahan atau membeli, saya kurang tahu, namun apapun itu, ternyata hanya karena motor yang sekarang dapat didapat dengan DP 500rb saja,.pihak kampus harus rela menggelontorkan uang yang sangat besar untuk memberli tanah yang pasti sanggaaaaat mahal, semata mata agar mahasiswa dan calon mahasiswa tidak kabur ke kampus lain yang tempat parkirnya luaaass seperti kampus saya widyatama (haha promosi). Pihak kampus juga agaknya harus memperhitungakan opsi lain, seperti pembangunan tempat parkir bawah tanah?,atau tempat parkir diatas gedung? Atau yang lebih ekstrim lagi melarang mahasiswanya membawa motor? Sekalian green campus campaign gitu lo hahahaha.


tentu saja, kan kampus indonesia berlomba-lomba luas-luasan tempat parkir. bukan berlomba untuk memperluas perpustakaan mereka.
Pertamax gan… UNIKOM gituloh…