Ospek perguruan tinggi masih perlukah?

- suasana ospek
Kabar mengejutkan dari Institut terbaik di Indonesia, ITB..seorang mahasiswa jurusan teknik geodesi meninggal ketika mengikuti ospek jurusan, yang konon katanya tidak mendapat izin dari pihak terkait. Mendapat atau tidak mendapat izin dari jurusan atau departemen yang terkait, harusnya kejadian seperti ini tidak harus terjadi di lingkungan pendidikan tinggi, apalagi di institut sekelas ITB, alhasil dari kejadian mengerikan tersebut ketua program studi teknik geodesi ITB dicopot dari jabatannya.
Memang benar ITB sudah menghapus ospek kampusnya, tapi kenyataannya ospek jurusan masih tetap diadakan, bahkan celakanya ospek jurusan ini dilakukan tanpa kendali dari pihak kampus, pihak himpunanlah yang memegang kendali penuh!, bebas berekspresi sekreatif mungkin, menyiksa ade2 angkatannya atas nama leadership dan kebersamaan!, nonsense,bullshit,omong kosong!!, yang tidak masuk akal lagi konon katanya ITB melaksanakan ospek jurusan hingga 1 tahun!! Bayangkan berapa banyak waktu dan uang yang terbuang percuma hanya demi ospek yang tidak jelas juntrungannya itu?..
Tradisi…itulah kanta kunci utama, mengapa ospek jurusan sampai sekarang ini masih dengan bebasnya berkeliran di sebagian besar perguruan tinggi di Indonesia, tekanan dari mantan pengurus himpunanlah yang menjadikan mata rantai ini tak pernah putus. Mencari gebetan dan jodoh mungkin salah satu tujuan mereka.., tapi tujuan utamanya adalah motif balas dendam!!!, ya inilah cara yang efektif untuk melampiaskan luka masa lalu mereka yang terlebih dahulu merasakan sakitnya diinjak2 oleh oleh senior mereka.
Tak berbeda jauh dengan jurusan tempat saya menimba ilmu, ospek jurusan dewasa ini lebih tepat disebut ajang penyiksaan tahunan para mahasisiwa baru, bukan sebagai ajang pengakraban atau perkenalan atau apapun!. Kalo memang tujuanya melatih leadership dan kemampuan kerjasama, ya kenapa harus dilakukan di gunung2 sih…apalagi kalo alasannya pengakraban, ya kenapa ga bikin acara di tempat dugem,karokean bareng, maen futsal bareng dsb?..sampai sekarang saya masih belum menemukan korelasi antara penyiksaaan dan leadership?apakah ada yang bisa menjelaskan kepada saya secara menyeluruh dan ilmiah?. Ayolah kita sama-sama berfikirlah bagaimana cara-cara konvensional seperti itu harus mulai ditinggalkan, jangan ada lagi korban-korban yang berjatuhan, kita semua ingin menuntut ilmu, bukan untuk dipermainkan!!, kita bukan mainan,, kita mahasiswa!!.


ATAS NAMA PENDIDIKAN
Putih kapas dapat dilihat, putih hati berkeadaan. Demikianlah keadaanku kini, terbujur kaku di pusaran pembaringan dengan taburan do’a di atasnya. Ya.. memang… aku telah mati!! aku harap… Janganlah engkau terkejut karenanya… aku adalah mayat korban kekerasan atas nama pendidikan.
Tahun 2008… aku putuskan untuk memulai perjalanan panjangku. Teknik Geodesi ITB menjadi pijakan utamaku. ITB.. salah satu Universitas besar… Impianku, ku mulai dari sana.
Berjuta harapan dan terpaung jelas di kampus itu, menjadi orang besar di Indonesia… Menjadi orang berguna. Tujuanku satu, dapat mengarungi maghligai bahagia di masa mendatang.
Setelah beberapa lama…
Rencana tinggalah rencana. Semua sia-sia belaka… Kala ku tahu kekerasan menjadi legalitas disana. Dengan sangat terpaksa, satu persatu mimpi indahku terpaksa ku tanggalkan. Mimpiku membuatku terluka. Mimpiku membuat aku menderita. Aku kecewa… kecewa… sungguh kecewa…
Di ITB, aku hanyalah sansak hidup yang berada dalam arena tinju pendidikan Universitas. Mereka bebas menamparku, meraka bebas menginjakku, mereka bebas memukulku, mereka meludahiku… mereka bebas melakukan kekerasan… semua demi nama pendidikan…
Feb 2009… dengan berat hati, aku mengakhiri perjalananku. Ku tutup mataku… Ku hembuskan nafas terakhirku… Karena pendidikan mengajarkan kekarasan.
sumber:http://www.asyiknyaduniakita.blogspot.com/
osfek…..yang pasti pengalaman, cape, keluar duit, perijinan yg susah,… dll’y. ITu sih lumayan menyita waktu..he..he… Disamping itu ada jg sisi positif’y dapat pengalaman…
Yg penting jangan sampai ada korban jiwa dari kegiatan itu….Kita taon depan gmn ya?
Hapus Ospek. Titik. Kalo q udah jadi angkatan selanjutnya,,en kalo mmg ga ada alasan lain selain bls dndm,en cari jodoh,or mmg ga ada education purposenya,,GW BAKAL HAPUS OSPEK sebisa mungkin!!!!!!!!
kalo ga tau faktany jangan sok tau tentang kasus geodesi deh
______FisikaITB________
saya mohon maaf jika tulisan ini tidak berkenan.. “bilal muslim”